11 Konflik besar pernah terjadi akibat ketidakadilan
Orang yang terinfeksi virus corona dan tidak mengalami gejala selama tiga hari dapat keluar dari isolasi setelah tujuh hari.
Seminggu pasca kerusuhan berdarah di Kazakhstan, pasukan Rusia yang dikirim untuk memadamkan konflik kini bersiap untuk mundur. Sementara itu, Presiden Kassym-Jomart Tokayev mengincar perdana menteri baru.
Iran masih perlu beberapa waktu lagi untuk secara resmi mengakui Taliban sebagai pemerintah negara Afghanistan. Demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Iran, setelah pertemuan dengan kelompok itu di Teheran.
Peringatan ini disampaikan KPK menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi.
Washington mendukung langkah-langkah untuk mendapatkan rudal dari negara-negara Teluk ketika pemberontak Houthi Yaman meningkatkan serangan lintas perbatasan mereka di kerajaan itu.
Kurangnya tempat pengujian menciptakan tekanan besar pada yang sudah ada, menyebabkan pemerintah merevisi kebijakan pengujiannya dan pada hari Jumat menetapkan tes PCR, yang paling akurat, hanya untuk orang yang berisiko dan berusia di atas 60 tahun.
Pemerintah Belanda menyetop pendanaan untuk salah satu organisasi masyarakat sipil dan hak asasi manusia (HAM) di Palestina, setelah Israel memasukkan organisasi itu sebagai kelompok teroris pada Oktober 2021.
Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi pria itu bernama Bakeer Mohammad Hashash berusia 21 tahun. Dia ditembak mati saat fajar setelah sebuah peluru bersarang di kepalanya.
Penelitian menunjukkan bahwa vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19 sedikit meningkatkan risiko peradangan jantung, tetapi risikonya lebih tinggi di antara mereka yang terinfeksi virus corona.