Sebagaimana disampaikan oleh Pak Dasco (Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad) ini ya bahwa untuk DKI Jakarta ada KIM Plus ya wajar saja, apa yang mau dikomentari. Masa orang melakukan sesuatu PDIP kemudian akan marah.
Ke Pangkalan Jati beli babat, makan bubur sama lotek. Provinsi DKI akan semakin hebat, kalau gubernurnya seorang arsitek.
KIM Plus sudah muncul satu nama, yaitu Ridwan Kamil untuk pilkada DKI Jakarta.
Kita siap bekerja sama dengan siapapun untuk komitmen menjadikan Kabupaten Bogor lebih baik.
Kebersamaan, kolaborasi, Idonesia membutuhkan kolanlborasi, termasuk di Jakarta. Dan PKB selalu mengedepankan kebersamaan.
Ya betul. Ya kalau membahas ke siapa, mengerucutnya kan nanti kita dengar aja ketum-ketum, nanti tunggu Pak Prabowo pulang ya.
Koalisi Golkar-PDIP dalam Pilbup Kabupaten Bogor memiliki peluang besar untuk menang. Apalagi duet Jaro Ade dan Musyafaur juga memiliki elektabilitas yang cukup tinggi dalam beberapa lembaga survei.
Kalau dalam kontestasi di pilkada kali ini kan tentunya kita tidak bisa memilih siapa yang menjadi lawan. Karena ketika kemudian kita lihat siapa lawannya kita akan lakukan konsolidasi mencari paslon yang bisa mengimbangi.
Gen Z harus berpartisipasi aktif dalam semua tahapan Pilkada, mulai dari pendaftaran pemilih hingga pemungutan suara. Gen Z juga perlu mencari dan menyebarkan informasi yang akurat tentang calon dan program mereka.
Elektabilitas Anies pun kembali menempati urutan teratas dengan raihan 43,8 persen, disusul Ahok 32,1 persen, dan Ridwan Kamil 18,9 persen