Kandidat calon gubernur (Cagub) Jawa Timur La Nyalla diprediksi bisa mendongkrak elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 mendatang.
Selain berasal dari internal partai politik pengusung, pihaknya juga berkomitmen untuk menggandeng komunitas maupun kelompok relawan di sosial media.
Berdasarkan hasil temuan beberapa lembaga survei, Ketua KADIN Jawa Timur (Jatim) La Nyalla M Mataliti menempati posisi teratas. Dari elektabilitas, ketokohan, popularitas nama La Nyalla masih teratas dibanding beberapa calon lain seperti Gus Ipul, Khofifah, Risma.
Partai Golkar dan Demokrat dipastikan bakal mengusung Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) dalam kontestasi Pilkada 2018 mendatang. Lalu siap Cawagubny
PPP akan mengumumkan dukungan terhadap Cagub Jawa Timur (Jatim) pekan ini. Nama Khofifah Indar Parawansa disebut sebagai kandidat yang sudah intensif membangun komunikasi.
Pemilihan umum kepala daerah di Provinsi Jawa Timur (Jatim) akan dilaksanakan sekitar delapan bulan lagi. Empat tokoh Jatim siap bersaing mengisi tapuk pimpinan guna menggantikan posisi Pakde Karwo yang masa tugasnya akan selesai.
Persatuan Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi (PMP-SIKOM) melakukan penelitian terhadap masyarakat Jawa Timur (Jatim) dengan tema "Memotret Elektabilitas Bakal Calon Gubernur Jawa Timur".
Para Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018 selain beradu visi dan program, tentunya juga akan berebut suara. Menariknya, Jatim adalah provinsi yang dikenal agamis dan sebagian besar masyarakatnya sangat loyal terhadap ulama.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDI Perjuangan (PDIP) resmi berkoalisi dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur (Jatim) 2018 mendatang.
Idrus pun tak ambil pusing jika PDIP dan PKB mengusung Gus Ipul di Pilkada Jatim. Sebab, kata Idrus, setiap parpol memiliki sikap dan keputusan politik yang berbeda-beda.