Pertamina harus membuat perhitungan yang cermat agar kebutuhan BBM dan gas masyarakat selama libur Nataru terpenuhi. Apalagi sebelumnya Pemerintah menyetujui penambahan kuota BBM jenis solar sebesar 1,2 kilo liter dan LPG 3kg sebesar 190.000 Metrik Ton (MT).
Ini ide menarik. Rasanya PLN perlu mempertimbangkan usulan ini. Jangan sampai ide ini dieksekusi oleh swasta nanti PLN malah kelimpungan di tengah surplus listrik di pulau Jawa-Sumatera. PLN harus kreatif di tengah himpitan utang yg hampir mencapai Rp 500 triliun melalui investasi yang menarik dan menguntungkan. Kalau atap-atap rumah di kota-kota ini dipasangkan panel solar oleh PLN lalu masuk jaringan PLN, maka target NZE (net zero emission) tahun 2060 optimis dicapai.
Secara umum saya setuju penambahan kuota untuk solar dan gas elpiji 3 kg, menuju hari natal dan tahun baru tahun 2024. Karena dua Komoditas ini kan dikonsumsi terutama oleh masyarakat kecil dan transportasi umum. Penambahannya juga tidak banyak. Kita ingin masyarakat tenang dan gembira memasuki tahun baru dan tidak ada antrian BBM atau kelangkaan gas melon 3 kg.
Nikolai Shulginov mengatakan, Rusia memiliki pasokan bensin dan solar yang cukup untuk penggunaan domestik dan penjualan luar negeri.
Menurut SYL, komoditas sawit bisa diolah menjadi pengganti solar dengan harga yang jauh lebih murah.
Pemerintah agar sungguh-sungguh memperhatikan hajat hidup para nelayan kecil dengan memenuhi kebutuhan solar mereka dalam jumlah yang cukup dan dengan harga subsidi.
Jumlah BBM Solar subsidi yang diduga diselewengkan mencapai 62.608 liter per harinya.
Pemerintah resmi menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar subsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2022.
Saat ini adalah waktu yang tepat bagi Pemerintah untuk menurunkan harga BBM bersubsidi seperti solar dan Pertalite. Karena harga minyak mentah dunia terus melorot jauh di bawah asumsi APBN sebesar USD 100 per barel.
Ganjar Pranowo menurunkan tim untuk mengatasi isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.