Kinerja manufaktur Indonesia menunjukkan pelemahan sepanjang Juni 2025. Pelemahan ini ditunjukkan oleh penurunan sebesar 0,5 dari 47,4 pada Mei menjadi 46,9 pada Juni 2025.
Sidang Paripurna Ke-13 Masa Sidang IV, DPD RI menetapkan lima keputusan penting yang mencakup hasil pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang, pandangan dan pendapat, serta rekomendasi DPD RI.
Kasus-kasus PMI non-prosedural yang terlantar di luar negeri hanyalah puncak gunung es
Pelemahan aktivitas manufaktur ini sudah terlalu dalam, mencapai level terendah sejak COVID-19 harus dijadikan peringatan untuk segera bertindak demi menjaga ketahanan industri nasional dan melindungi tenaga kerja Indonesia.
Ini harus menjadi pengingat betapa pentingnya perlindungan terhadap WNI, khususnya para pekerja migran Indonesia (PMI).
Penurunan ini merupakan cerminan nyata dari dampak kebijakan proteksionis global, terutama tarif resiprokal yang diberlakukan oleh Amerika Serikat.
Ibas Tegaskan Pentingnya Perlindungan PMI dan Penguatan Keamanan Perbatasan dari Narkotika
Membuka moratorium bukan semata menghilangkan masalah, namun akan membuka potensi masalah kembali jika pemerintah tidak matang.