Tanggal 22 Februari diperingati sebagai Hari Istiqlal. Hari ini bukan hanya mengenang peresmian masjid terbesar di Asia Tenggara yang berlokasi di Jakarta, tetapi juga menandai sebuah simbol penting kemerdekaan dan kebersamaan Indonesia dalam menjaga toleransi antarumat beragama.
Semoga yang dilakukan dalam kebersamaan kemarin di Monas (gladi resik pelantikan kepala daerah) bisa terus membuat solid pemerintahan dan konstruktif, gitu ya. Jadi, kami (Golkar) memang punya tekad maju untuk Indonesia.
Tahun Ular menjadi momen refleksi dan pembaruan. Tahun ini kita memiliki pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto. Dengan semangat optimisme dan tekad bersama, kita berharap masa depan Indonesia akan jauh lebih baik.
Indonesia yang memiliki beragam etnis, suku, budaya, dan agama dapat berdiri kokoh karena masyarakatnya memiliki semangat kebersamaan, harmoni dalam bingkai Pancasila.
Wamendes: Nataru Momentum Perkuat Kebersamaan, Toleransi, dan Semangat Gotong Royong
Setiap bantuan yang diberikan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kebersamaan dan solidaritas kita adalah kekuatan terbesar dalam menghadapi musibah ini.
Jabatan yang saya emban kembali ini bukan semata-mata mencari kemenangan tapi kebersamaan.
Di tengah cita-cita yang begitu besar, yang begitu kita idam-idamkan, kita perlu suasana kebersamaan, kita perlu suasana persatuan, kita perlu kolaborasi, kerja sama, bukan cekcok berkepanjangan.
Rektor Unika Atma Jaya Prof. Dr. dr. Yuda Turana mengatakan bahwa RTH merupakan komitmen Unik Atma Jaya dalam membangun kebersamaan dan dukungan terhadap keberlanjutan lingkungan.
Kebersamaan, kolaborasi, Idonesia membutuhkan kolanlborasi, termasuk di Jakarta. Dan PKB selalu mengedepankan kebersamaan.