Jumlah kematian akibat virus corona naik menjadi 51 pada Senin (6/4) pagi. Kasus virus tersebut meningkat menjadi 8.611, termasuk 141 pasien dalam kondisi parah.
Penangkapan Ghaith terjadi dua hari setelah pasukan Israel menangkap Menteri Urusan Palestina Yerusalem Fadi Al-Hadami
Iran menunjuk hidung Amerika Serikat (AS), Israel, dan Yahudi sebagai pembuat virus corona (Covid-19) yang menjadi pandemik di seluruh dunia saat ini.
Ashrawi mencatat bahwa pendudukan Israel telah mengabaikan kondisi kesehatan orang-orang Palestina di Yerusalem sejak dimulainya penyebaran virus corona.
Upacara Api Kudus tetap digelar meski sedang berada di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19).
Menurut Kementerian Kesehatan Israel, 95 orang masih dalam kondisi serius sementara 241 orang pulih.
Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah, bekerja sama dengan para pejabat kesehatan Israel.
Hal ini dilakukan karena Palestina tidak mudah mengimpor alat-alat medis dari luar negeri, termasuk China dan Korea Selatan.
IIBR juga terlibat dalam pengumpulan plasma dari orang-orang yang telah pulih dari infeksi virus corona baru, dengan harapan hal ini dapat membantu penelitian
Sejauh ini, Israel telah mencatat 4.347 kasus virus dan 15 kematian.