Saat ini tim Garuda masih menempati posisi keempat klasemen sementara Asian Games dengan total 14 medali. Sementara posisi puncak masih ditempati kontingen China dengan total 66 medali, disusul Jepang dan Korea Selatan.
Tim Paralayang putra Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali emas di Asian Games 2018, Rabu (22/08) usai menjadi jawara di nomor men`s team accuracy.
China masih memimpin dengan perolehan medali emas sebanyak 30, perak sebanyak 18, dan perunggu sebanyak 12. Total medali yang telah didapat China adalah 60 medali.
Setelah meraih lima medali emas di beberapa cabang olahraga, tim Merah Putih masih memiliki peluang untuk terus menambah pundi-pundi medali emas di beberapa cabor.
Walau tampil mengesankan di babak sebelumnya dengan mengalahkan Hongkong dan Korea Selatan, namun Pradipta dkk tak bisa membendung tim beregu putri asal Jepang.
Rikako Ikee adalah perenang kompetitif Jepang. Dia adalah pemegang rekor nasional dalam gaya bebas 50 meter dan kupu-kupu 100 meter, dan pemegang rekor dunia junior dalam gaya bebas 50 meter dan kupu-kupu.
Meskipun Indonesia termasuk negara yang belum setara dengan standar EDFZ, namun khusus Jakarta Equestrian Park telah ditetapkan sebagai zona EDFZ.
Tim badminton beregu putri China memastikan satu tiket final setelah mengalahkan Thailand dengan skor 3-0, Selasa (21/08) di Istora Senayan.
Sebelumnya, Eko gagal meraih medali emas di SEA Games 2017 lalu setelah kalah bersaing dengan lifter Vietnam, Trinh Van Vinh.
Atlet lari, Agus Prayogo kembali menyumbang satu emas untuk Indonesia di cabang maraton 10 KM, setelah memenangi balapan pada Selasa (21/08).