Alih-alih mengeratkan persatuan, umat Islam yang merupakan penduduk mayoritas, justru hanyut dalam politik pecah belah
Saya rasa karena JOIN telah “berkaca” pada banyak persoalan bangsa akhir-akhir ini, maka memasangkan Presiden Jokowi dan Cak Imin adalah jawabannya.
Dukung A boleh, Dukung B silahkan. Yang penting jaga persatuan dan jangan ada kebencian
Perempuan Indonesia bisa memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi keluarga tetapi juga bangsa, bila diberi akses atau peluang.
Mahasiswa harus selalu memegang lima jatidiri bangsa.
Filosofi berbangsa yang terkait dengan BUMD yakni bangsa Indonesia merdeka agar bisa bersatu, bersatu agar bisa berdaulat, berdaulat agar bisa berlaku adil, dan berlaku adil agar sejahtera semuanya.
Tidak sedikit anak-anak bangsa kita yang dididik dan dibentuk karakternya oleh medsos yang semua sistemnya, Facebook, Tiwtter, Instagram dan lain-lain yang dibuat dan dikendalikan oleh pihak asing
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj memastikan akan mendukung Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada Pilpres 2019.
Menurut Zulkifli Hasan Sila ke 3 Pancasila Persatuan Indonesia menegaskan negara harus hadir dan berpihak pada kepentingan rakyat Indonesia.
Sayang dan cinta kepada bangsa dan negara bukan sayang dan cinta monyet