Entitas yang masuk daftar hitam termasuk perusahaan seperti Dahua Technology, Hikvision dan Megvii Technology yang memproduksi peralatan dan teknologi pengawasan video untuk mengidentifikasi individu melalui pengenalan wajah.
Pernyataan disampaikan hanya beberapa hari sebelum pejabat tinggi AS dan China akan memulai kembali pembicaraan perdagangan di Washington.
Janji penguatan hubungan antara China dan Korea Utara datang setelah negosiasi untuk demiliterisasi Semenanjung Korea kembali digagalkan Amerika Serikat (AS).
Sebagian besar ketegangan AS-China difokuskan pada Laut Cina Selatan, salah satu wilayah yang paling diperebutkan di dunia.
Perang dagang telah berkecamuk antara AS dan China yang telah memberlakukan tarif ratusan miliar dolar pada barang-barang satu sama lain, membebani ekonomi global.
Washington mengenakan tarif baru yang menyasar lemari kayu dan meja rias asal China.
Turunnya penjualan ini akan membuat pelaku industri harus melakukan rasionalisasi dengan mengurangi jumlah karyawan, alias melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Aksi menganggap sistem peradilan di China tidak pernah memihak jika berkaitan dengan Hong Kong sebagai wilayah otonom yang masih dianggap bagian dari daerah kedaulatan Beijing.
Pekan lalu, Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi baru pada warga negara dan perusahaan China atas dugaan mengangkut minyak mentah Iran.
Para pejabat AS umumnya kritis terhadap BRI karena masalah yang diketahui terkait korupsi, kesulitan hutang, kerusakan lingkungan, dan kurangnya transparansi Eropa dan Afrika.