Partai Gerindra mengaku telah mengantongi sebanyak 15 nama untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2019.
Dalam wacana pembentukan poros ketiga ini, Demokrat memunculkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Partai Golkar menyerahkan kriteria calon wakil presiden (Cawapres) kepada Presiden Jokowi. Sebab, hanya Jokowi yang mengetahui figur yang cocok untuk mendampinginya di Pilpres 2019 mendatang.
Partai Golkar meyakini Pilpres 2019 hanya ada dua poros atau dua kandidat. Hal itu mengingat syarat untuk mengajukan calon presiden dan wakil presiden (Capres dan Cawapres) sebesar 20 persen kursi DPR.
Partai Gerindra mengaku telah mengantongi sebanyak 15 nama untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2019.
Lebih jauh Arie Sujito mengingatkan agar publik lebih berhati-hati mengingat akan dilangsungkannya hajatan politik pada 2019.
Salah satu alasan pemberian mandat ini karena kurangnya perhatian pemerintah terhadap aspirasi yang datang dari kalangan ulama
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menilai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai sosok yang lengkap.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mendukung pencalonan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) 2019.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) kembali membuat kejutan. Setelah sejumlah baliho bertebaran, Cak Imin mendeklarasikan diri sebagai Cawapres 2019.