Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut Syahrul terakhir kali menyerahkan LHKPN ke KPK pada 2015 ketika menjadi Gubernur Sulawesi Selatan periode 2013-2018.
Volume kopi dari Flores yang dikirim antarpulau sebanyak 78,117 ton yang setara dengan nilai Rp 2,4 miliar.
Masih ada beberapa data yang masuk kategori data merah, dimana sebagian lahan yang ada perlu dilakukan penghitungan ulang.
Penerapan inovasi ini diharapkan berdampak pula terhadap peningkatan pendapatan petani dan penyediaan kentang bagi konsumen.
Syahrul menegaskan akan belajar dari para senior menteri, bahkan rela dikoreksi dan diberikan masukan dalam pengelolaan pertanian.
Keberhasilan membangun pertanian Provinsi Sulawesi Selatan saat menjabat gubernur selama dua periode diyakini mampu menjadi pijakan ke depan sektor pertanian
Sistem Komando Strategis Teknis Pertanian (Kostra Tani) dalam 100 hari pertama dan dalam level lapangan, pengendalian dan operasionalnya dipusatkan di kecamatan-kecamatan.
Kementerian Pertanian dorong ada industri pembibitan ayam kampung di Makassar.
Penyuluh harus mampu mengelola tata kelola pertanian yang ada di masyarakat.