Komisi Kesehatan Nasional China mengungkapkan, setidaknya 17.200 orang di seluruh tercatat telah terinfeksi virus corona, menyusul 2.829 kasus baru dikonfirmasi pada Senin (3/2).
Maskapai Amerika Serikat (AS), American Airlines meminta para penumpangnya untuk datang tiga jam lebih awal untuk proses check-in.
Keputusan ini mengikuti pemerintah pada Sabtu (1/2) mengumumkan bahwa warga negara yang tiba dari daratan China akan dilarang memasuki Australia untuk mencegah penyebaran epidemi virus corona.
Televisi pemerintah China melaporkan bahwa korban tewas akibat wabah koronavirus di China mencapai 304 pada akhir Sabtu, naik 45 dari hari sebelumnya.
Pasien 71 tahun yang positif ternjangkit virus corona berubah menjadi negatif dalam 48 jam setelah dokter Thailand memberikan campuran anti virus tersebut.
Korut yakin tidak ada warganya yang terinfeksi virus corona, setelah virus mematikan tersebut menyebar dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.
Jumlah total secara nasional yang terjangkit virus tersebut sudah dari 13.700, berdasarkan angka yang sebelumnya dikeluarkan pemerintah di Beijing.
Mereka terdiri dari 237 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, satu WNA, serta lima anggota Tim Aju KBRI Beijing.
Kasus pertama dari virus corona diketahui dari seorang pria yang berusia 44 tahun dan perempuan yang berusia 38 tahun, yang dinyatakan positif terjangkit virus corona dan meninggal pada Sabtu (1/2).
Ketua MPR mendorong Kemenkes segera menyiapkan penjelasan atau informasi publik tentang kemampuan negara menangkal penyebaran Virus Corona di dalam negeri