Pada 2017, FIFA berencana untuk menambahkan jumlah peserta Piala Dunia 2026 yang akan digelar bersama oleh Amerika, Kanada, dan Meksiko menjadi 48 negara dari sebelumnya 32 negara.
Sembari menjatuhakan larangan itu, mantan anggota komite eksekutif FIFA dan CONCACAF didenda 100.000 franc Swiss (76.133 pound).
Konfirmasi banding telah diajukan telah dibuat minggu ini dan FIFA mengumumkan pada hari Jumat bahwa larangan mencegah Chelsea mendaftarkan pemain untuk dua jendela masih akan berdiri sementara banding terdengar.
Qatar berhasil menduduki posisi ke-38 FIFA usai memenangkan Piala Asia untuk pertama kalinya pada 2019. Sebelumnya, Qatar menempati posisi ke-55.
Pemilihan terjadwal pada 5 Juni 2019 mendatang di Paris, bersamaan dengan perhelatan Piala Dunia Peremuan.
Sayangnya, Al-Awani menekankan, tim UEA dan Saudi tidak akan bermain pertandingan di Liga Champions AFC di stadion Qatar.
Presiden FIFA Gianni Infantino tidak mengesampingkan peningkatan jumlah tim yang berpartisipasi di Piala Dunia 2022 menjadi 48 negara.
Sejauh ini belum ada pendekatan formal baik dari FIFA atau Asosiasi Sepak Bola Qatar, namun UEA bersedia memberikan bantuan apa pun yang dibutuhkan.
Peningkatan arus tenaga kerja ke negara-negara Teluk lima tahun terakhir didorong oleh proyek-proyek pembangunan mega, termasuk paviliun untuk Expo 2020 Dubai dan stadion Fifa World Cup 2022 yang dibangun di seluruh Qatar.
Sejumlah tim yang akan berlaga dalam Piala Dunia Antarklub akan menjadi `kelinci percobaan` penerapan regulasi baru FIFA.