Pengesahan revisi UU Pilkada yang direncanakan hari ini tanggal 22 Agustus batal dilaksanakan.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, DPR RI batal untuk mengesahkan UU Pilkada yang sebelumnya telah disetujui dalam pembahasan tingkat I di Baleg DPR Ri bersama pemerintah.
Pemerintah dan DPR mencoba mengakali putusan dengan merevisi UU Pilkada.
Awalnya, dia bercerita ada banyak orang yang membicarakan siapa yang akan didukung PDI Perjuangan pada Pilkada Jakarta
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan akan taat kepada keputusan Mahkamah Konstitusi (KPK) terkait UU Pilkada.
Pantauan di lokasi hingga pukul 15.30 WIB mahasiswa terpantau terus berdatangan memadati akses pintu masuk dan keluar gedung dewan tersebut. Sebelumnya para mahasiswa juga mendobrak pintu belakang tersebut.
Usman Hamid memberikan dukungan atas putusan MK soal syarat pencalonan kepala daerah.
Ya nanti kita akan lihat perkembangannya ya, kita akan rapatkan dan kita DPR itu adalah lembaga perwakilan dari rakyat dan tentunya juga akan melihat aspirasi dari rakyat.
Kejadian tersebut berlangsung hingga Habiburokhman naik ke atas podium. Suasana kian panas hingga ia hanya menyampaikan pidato singkat.
Beberapa spanduk itu bertuliskan `Tolak Pilkada Akal-akalan Penguasa`.