Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) menyebut petani adalah ujung tombak masa depan pangan Indonesia kita yang tidak boleh diabaikan.
Seperti tadi yang saya kemukakan yaitu transformasi ekonomi perlu kita dorong di Kaltim. Saat ini di Kaltim banyak yang membangun ekonomi dari sisi pertambangan dan migas. Ke depan ini kita rasa perlu ada perubahan.
Tapi yang harus dipahami adalah bahwa kita hidup di negara yang memiliki konstitusi sebagai hukum tertinggi yang mencerminkan prinsip kekuasaan tertinggi, yakni kedaulatan rakyat. Mari kita hargai konstitusi dan kedaulatan rakyat.
Perlu kita kaji secara mendalam skema BLU ini. Karena secara umum ini menambah kelembagaan baru untuk penarikan iuran eksport batubara. Saya masih khawatir ini belum tentu berjalan secara efektif. Kalau hasil iuran tersebut terhambat masuk PLN maka akan menyulitkan PLN dalam membeli batu bara seharga pasar.
Tugas kita memungkinkan migrasinya aktifitas masyarakat dari ruang fisik ke ruang digital, memungkinkan migrasinya kegiatan masyarakat dari physical space ke digital space.
Ini secara nasional dilaksanakan vaksinasi serentak dengan target sasaran 1 juta lebih. Harapan kita, bisa terus mengejar pencapaian vaksinasi. Sehingga wilayah yang masih kurang atau di bawah 70 persen untuk segera mengejar ketertinggalannya.
Tentu ini bagian dari upaya kita untuk memperbaiki demokrasi dan proses legitimasi kepemimpinan nasional.
Indonesia perlu meningkatkan pengembangan industri dengan diiringi peningkatan kualitas SDM. Karena sudah saatnya kita menuju kedaulatan industri.
Kita minta segera selamatkan korban. Penuhi segala kebutuhannya baik tempat sementara, makanan maupun pakaian. Setelah itu jangan dilupakan upaya yang harus dilakukan terkait masa depan atau kehidupan para korban bencana ini ke depan.
Hari ini adalah hari yang istimewa bagi kita keluarga besar PDI Perjuangan karena di hari ini Partai tercinta kita sudah berusia 49 tahun. Kita semua patut mensyukuri, bahwa selama 49 tahun kiprah PDI Perjuangan, sebagai Partai pemenang Pemilu 2019, dapat terus berjalan dan berjuang dengan memegang teguh Ideologi Pancasila 1 Juni 1945.