Petunjuk tersebut didasarkan pada pengalaman Arab Saudi yang melindungi kesehatan dan kesejahteraan jemaah haji selama musim haji.
Jumlah kematian akibat virus corona baru masih menunjukkan peningkatan. Hingga Kamis (27/2) siang ini, total korban tewas mencapai 2.804 orang.
Keputusan itu adalah salah satu dari tiga tindakan pencegahan yang diambil pemerintah Arab Saudi untuk memberikan perlindungan maksimal demi keselamatan warga.
Pemerintah Irak melarang semua pertemuan publik dan melarang masuknya pelancong
Sebelumnya, CDC mendesak kota-kota AS untuk membatalkan pertemuan massal dan mendesak sekolah dan bisnis mengembangkan rencana teleworking, di tengah peringatan mengerikan, Washington tidak siap menahan wabah yang sudah menginfeksi 80.000 orang.
Alli memiliki waktu hingga 5 Maret untuk menanggapi tuduhan itu.
Virus yang bernama COVID-19 pertama kali muncul di Cina akhir tahun lalu dan sekarang menyebar di Eropa dan di seluruh Timur Tengah, memicu kekhawatiran pandemi global.
Washington dan beberapa musuh lain di Teheran dan Beijing mengeksploitasi epidemi tersebut untuk menyebarkan Iranophobia dan Sinophobia.
Hingga Rabu (26/2) sore, virus corona telah menginfeksi 81.229 orang dan menewaskan total 2.769 orang, yang sebagian besarnya berada di China.
Kepala Pelayanan Kesehatan Nasional Prancis, Jerome Salomon, tidak merinci di mana pasien itu sebelumnya tertular virus, maupun penjelasan lainnya.