Salman juga mengisyaratkan penarikan ambisinya di Yaman, menyatakan minatnya pada solusi politik dan menyambut proposal perdamaian Ansarullah baru-baru ini.
Pekan lalu, Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi baru pada warga negara dan perusahaan China atas dugaan mengangkut minyak mentah Iran.
Kelompok hak asasi manusia mengatakan pemerintah militer Argentina menewaskan 30.000 orang. Sebagian besar dari mereka menghilang dan tubuh mereka tidak pernah ditemukan.
Meskipun dukungan internasional untuk proposal tersebut mengalir, Arab Saudi masih mengejar kebijakan perang nuklirnya dan terus membom berbagai wilayah di Yaman.
The Washington Post melaporkan pada Juni 2012 bahwa layanan mata-mata AS dan militer Israel sudah bekerja sama untuk meluncurkan serangan virus Stuxnet pada fasilitas pengayaan uranium di Natanz, Iran.
Kemenag membantah akan menghapus materi mengenai perang di zaman Nabi Muhammad SAWW, dalam kurikulum mata pelajaran (mapel) Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) terbaru.
Beijing harus menyediakan tanggapan yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan Tiongkok yang sah dan untuk menegakkan keadilan internasional.
Perdana Menteri Pakistan mendesak komunitas internasional untuk campur tangan di Kashmir yang dikuasai India dan mencegah perang antara tetangga nuklir India dan Pakistan.
majalah The American Conservative mengutip perwira senior militer AS sebagai meluapkan emosinya pada pejabat Arab Saudi karena membuat keputusan untuk terjun berperang dengan Yaman.
Amnesty International mengatakan sudah menyelidiki puluhan situs yang terkena dampak serangan udara koalisi yang dipimpin Saudi sejak awal perang di Yaman pada Maret 2015.