Gatot bersama istrinya bergantian dengan perempuan lain, kerap sebelum melakukan ritual seks menyimpang tersebut dimulai menghisap sabu-sabu yang disebut "aspat".
Tahap demi tahap, polisi terus mengembangkan penyelidikan terkait laporan wanita berinisial CTP, tentang dugaan pemerkosaan dan penyimpangan seks Gatot Brajamusti.
Dugaan pemerkosaan dan pencabulan yang dilakukan Gatot brajamusti, masih terus dilakukan penyelidikannya oleh Polda Metro Jaya. Tentang penyimpangan seks yang dilakukan Gatot, Reza telah mengakuinya.
Kepada polisi, ssisten pribadi Gatot Brajamusti mengaku pernah mengintip-ngintip Gatot melakukan pencabulan.
Mantan putri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata, ikut diperiksa polisi terkait kasus kepemilikan senjata api Gatot Brajamusti.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sangat konsern memperhatikan 8 korban kejahatan seksual yang diduga dilakukan oleh guru Gatot Brajamusti. Hukuman kebiri kimiawi pantas dijatuhkan pada pelaku kejahatan seksual.
Beredarnya sejumlah foto selfie Gatot Brajamusti dengan Reza Artamevia dan satu wanita serta dua orang petugas kepolisian ramai diperbincangkan di media sosial
. Dia lebih memilih terus berjalan ke arah mobilnya yang sudah menunggu di samping lobi KPK
Gatot yang sudah tiba di KPK enggan berkomentar
Reza juga dicecar seputar ritual seks dan narkoba yang dijalani Gatot di Padepokan, berdasarkan pengakuan perempuan berinisial CTP atau dikenal dengan nama Citra Tri Putri.