Stok beras saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga panen raya tahun ini di sejumlah daerah yang tinggal menghitung hari.
Selain stok beras dalam negeri saat ini sedang di posisi aman, petani dalam negeri juga sebentar lagi akan melakukan panen raya di sejumlah daerah di pelosok Indonesia.
Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan harus segera mencari solusi untuk menstabilkan harga kedelai. Selain itu, stok kedelai sebagai bahan dasar tahu dan tempe juga harus bisa dipastikan aman.
Berdasarkan perkiraan ketersediaan beras dan kebutuhan pangan pokok dan strategis nasional sampai dengan akhir Desember 2020 masih tersedia dengan baik.
Periode Desember 2020 – Maret 2021 beberapa komoditas pangan akan mengalami peningkatan harga pangan.
Izin ekspor final akan diberikan setelah penilaian yang tepat dilakukan tentang permintaan domestik saat ini.
Tidak mencukupinya jumlah stok akhir di 2017 akhirnya memaksa pemerintah untuk melakukan importasi beras hingga sebanyak 2,25 juta ton di sepanjang tahun 2018 atau sejumlah US$ 1,03 miliar.
Saat ini Kementan juga sedang fokus pada program percepatan musim tanam pertama yang berlangsung pada Oktober 2020 hingga Maret 2021.
Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki beberapa program dalam menjaga ketahanan pangan seperti antisipasi stok pangan di masa pandemi.
Diperkirakan hingga akhir Desember 2020, stok beras surplus 7,53 juta ton.