Kalangan dewan juga merasa parodi tersebut pelecehan dan penghinaan terhadap simbol negara Indonesia. Karenanya, harus disikapi secara serius oleh pemerintah Indonesia dan Malaysia.
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan, parodi lagu tersebut sangat menghina bangsa Indonesia.
Lagu Indonesia Raya adalah martabat bangsa. Sekali kita tidak bersikap keras dan serius menanggapi kasus ini, besok akan muncul ratusan video serupa yang menghina kita sebagai bangsa.
Parodi lagu Indonesia Raya yang ditayangkan di You Tube My Asean sangat menyakitkan rakyat Indonesia.
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menegaskan, Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia untuk Indonesia harus mengambil langkah konkrit terkait persoalan tersebut.
Maruli Tampubolon meriahkan Times Square New York City dengan lagu berjudul Never Stand Alone karya Artha Meris Simbolon.
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bekerjasama dengan Yayasan Bina Prestasi Nusantara (BPN) mengadakan pagelaran seni budaya dalam rangka sosialisasi Empat Pilar MPR. Pagelaran seni budaya ini menampilkan tari dan lagu nusantara.
Lagu ini diciptakan sejak pertengahan 2020, bertepatan dengan masa pandemi Covid-19, dengan menggandeng kreator musik dan lirik, Wahyu Hermawan yang berduet dengan Darmawan Okto.
Penyanyi cantik Resha Finoza mendapat kepercayaan penuh dari Pika Iskandar untuk membawakan lagu ini.
Berjuang melawan penyakit yang dideritanya, pelantun lagu Poco Poco Yopie Latul meninggal dunia.