Penangkapan itu menjelang pencabutan pelarangan perempuan mengemudi, yang menjadi bagian dari program reformasi Putra Mahkota Mohammad bin Salman.
Ulama yang pernah menjabat sebagai Direktur Universitas Sains dan Teknologi Islam Arab Saudi itu dikabarkan mengalami gangguan kejiwaan
Delegasi mengkritik peran Iran dalam konflik Yaman dan dukungan terus menerus Teheran kepada milisi Houthi, yang sejauh ini telah melepas 100 rudal balistik ke Arab Saudi.
Selain korban tewas, tercatat sebelas warga lainnya mengalami luka-luka.
Yaman juga menghancurkan lima kendaraan militer dan menyita peralatan militer yang ditinggalkan oleh tentara bayaran, tambah laporan itu.
Kantor presiden Perancis mengatakan konferensi akan berlangsung pada akhir Juni. Sebuah sumber yang mengetahui rencana itu mengatakan dijadwalkan untuk 27 Juni.
Abbas dirawat di rumah sakit pada Minggu dengan demam tinggi. Muncul di media resmi, Saed Sarahna, kepala Rumah Sakit Istishari Arab, mengatakan Abbas mengalami "infeksi di paru-paru kanannya".
Serangan ini adalah serangan rudal ketiga yang dilancarkan pemberontak Houthi sejak awal Ramadhan tahun ini.
Dua orang pendukung laki-laki untuk hak-hak perempuan termasuk di antara tujuh orang yang ditangkap.
Fana Broadcasting Corporation menyebutkan, di antara tahanan tersebu ada sekitar 100 wanita. Disebutkan mereka ditahan tanpa ada tuduhan yang jelas.