Sebanyak 1.923 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) akan mengikuti seleksi UTBK susulan pada 30 Juli 2020 mendatang.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Nizam, meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer di Pusat UTBK Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (22/7).
Selain masuknya dua yayasan yang terafiliasi ke perusahaan-perusahaan besar, POP dinilai memicu kontroversi karena banyak meloloskan organisasi baru di dunia pendidikan.
LP Maarif NU PBNU akhirnya juga ikut memutuskan mundur dari program kementerian yang digawangi oleh Mendikbud Nadiem Anwar Makarim tersebut.
Dalam pernyataannya, Muhammadiyah memiliki sejumlah pertimbangan hingga akhirnya memutuskan mundur, kendati sudah dinyatakan lolos dengan kategori gajah dan akan mendapatkan bantuan hingga Rp20 miliar.
Pembiayaan ini merupakan bagian dari Program Organisasi Penggerak, dengan tujuan mendorong terciptanya sekolah-sekolah penggerak dengan cara memberdayakan masyarakat melalui dukungan pemerintah.
Uji Kompetensi Nasional tersebut bertujuan menggenjot jumlah tenaga kesehatan (nakes), di masa pandemi virus corona baru (Covid-19).
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memfasilitasi pemulangan 351 mahasiswa asing di Indonesia, untuk kembali ke negara asalnya.
Nizam mengatakan Kemdikbud sebagai rumah bagi 80 juta peserta didik mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi, harus menjadi teladan dan menjauhkan diri dari KKN.
Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemdikbud, Hasan Chabibie, dalam perayaan ulang tahun ke-9 Rumah Belajar pada Rabu (15/7) melalui platform konferensi video.