Kushner bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat Israel merayakan Hari Yerusalem, memperingati 51 tahun ketika Israel menguasai kota setelah Perang Enam Hari 1967.
Dalam beberapa jam ke depan, ada perayaan pemindahan kedutaan besar (kedubes) Amerika Serikat ke Yerusalem.
Kebijakan Presiden AS Donald Trump yang tetap meresmikan Kantor Kedubesnya di Yerusalem akan menjadi babak baru kezaliman Israel yang disokong AS kepada rakyat Palestina.
Presiden yang baru terpilih pada 22 April lalu, Mario Abdo Benítez, juga menghadiri acara tersebut, namun belum mengeluarkan pernyataan apapun mengenai pemindahan kedubes.
Abbas mengajak warga Arab dan umat Muslim mengunjungi wilayah-wilayah yang dijajah, khususnya Yerusalem
Tindakan Israel menimbulkan ancaman tidak hanya bagi rakyat Palestina tetapi juga untuk hukum internasional, yang dilanggar Israel setiap hari.
52 persen rakyat Israel khawatir perang akan pecah dalam waktu dekat, karena ktegangan Suriah dan Iran semakin tinggi.
Lebih dari 350.000 orang Palestina di Yerusalem Timur, yang dianeksasi Israel pada 1980
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Arab menekankan pentingnya Palestina berserta kemerdekaanya dengan mengakui Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.
Wali kota dilarang masuk ke Israel namun berhasil melewati imigrasi bandara karena kesalahan administrasi.