Partai Gerindra menilai pertarungan Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi bak El Clasico, pertandingan sepakbola Liga Spanyol antara Barcelona dengan Real Madrid.
PKS belum bisa memastikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bakal maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Partai Demokrat masih optimis poros ketiga akan terbentuk pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Peta politik saat ini dinilai masih cukup cair.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendongkrak elektabilitas Presiden Jokowi dalam menghadapi Pilpres 2019 mendatang.
Pasangan Jokowi-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memiliki elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres) dalam menghadapi Pilpres 2019 mendatang.
Empat bulan jelang pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres), sejumlah kandidat sudah mulai bermunculan untuk meramaikan Pilpres 2019 mendatang.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku lebih memilih untuk mendampingi Presiden Jokowi ketimbang Prabowo Subianto. Apa pertimbangannya?
Meski Partai Gerindra resmi mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tidak ada rencana untuk merapat.
Partai Gerindra resmi mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Partai Gerindra resmi mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.