Di Gerindra itu kan elemen-elemen kerakyatannya ada dari petani, HKTI, ada dari nelayan, buruh. Itu juga kita partai kerakyatan. Iya petani dan nelayan, sehingga bagus ajalah. Kan memang kita ini mau mengharapkan dukungan dari rakyat.
Karena masih setahun, saya rasa masih bisa terbangun, (masih) terbuka, bagaimana kemudian menyamakan visi misi dan cita yang sama. Namanya dinamika politik, tidak ada yang mungkin, pertemuan ini membuka ruang bagi kita berdua untuk selalu berkomunikasi.
Sudah lama kita berencana bareng. Alhamdulillah, hari ini bisa berjalan bareng dengan lancar membaca yasin, tahlil dan doa. Kita semua terus mendoakan beliau.
Pertama, ingin menangkap aspirasi dan keinginan masyarakat. Negara kita ini Negara yang sangat besar, 34 propinsi, 514 Kabupaten, 17 ribu pulau.
Ini merupakan bagian, dari upaya kita untuk terus membangun nilai-nilai persatuan, toleransi, keberagaman. Karena acara ini juga dihadiri seluruh elemen lintas agama sebagai bukti Indonesia ini beragam, namun kita selalu tetap satu dan ini jadi satu kekuatan kita.
Kita tetap harus waspada terhadap kemungkinan gejolak dari capital flow
Harus ada terobosan baru yang dilakukan Kemendikbud-Ristek dan Kementerian Agama untuk mengeleminasi kekerasan demi kekerasan di dunia pendidikan nasional kita.
Kita optimis bonus demografi yang saat ini kita alami di mana 70 persen dari populasi negara Indonesia di kalangan produktif, kita harus semangat dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
Saya pikir SE mendagri tesebut memang perlu kita kaji di komisi teknis, Komisi II apakah kemudian itu ada pelanggaran atau tidak.
Saya gembira ada pendidikan karakter dan kebangsaan di Pesantren Mahasina. Tidak ada diskriminasi juga saya sangat senang. Kita akan ikut bantu agar pesantren ini makin berkembang.