Meski tidak ada kontak senjata antara kedua belah pihak yang berselisih, ternyata perang ini menyisakan sejumlah fakta unik dan menarik, yaitu penggunaan hewan sebagai senjata, alat uji coba, hingga mata-mata.
Menlu Ukraina bekerja sama dengan para mitra untuk membuat arsip online guna mendokumentasikan kejahatan perang Rusia.
Rusia sebelumnya mengatakan, lebih dari 500 awak kapal penjelajah rudal era Soviet dievakuasi setelah amunisi di dalamnya meledak. Ukraina mengatakan pihaknya menabrak kapal perang dengan rudal anti-kapal Neptunus buatan Ukraina.
Moskow adalah kapal besar kedua yang diketahui mengalami kerusakan serius sejak dimulainya perang. Bulan lalu, Ukraina mengatakan telah menghancurkan kapal pendukung pendaratan, Orsk, di Laut Azov yang lebih kecil.
Perang di Ukraina ditandai oleh kekuatan jahat karena perang tersebut meninggalkan kekejian seperti pembantaian warga sipil.
Bantuan militer tersebut senilai US$750 juta sekitar Rp 10,7 triliun untuk perang melawan pasukan Rusia.
Pemerintahan Joe Biden akan mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina untuk mencegah Rusia merebut lebih banyak wilayah dan menargetkan warga sipil.
Stop wacana penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden
Rusia telah berulang kali membantah tuduhan kejahatan perang oleh Ukraina dan negara-negara Barat selama invasi selama 6 minggu ke Ukraina dan menyangkal menargetkan warga sipil.
Kremlin mengatakan pernyataan Biden tidak dapat diterima dan tidak layak untuk seorang pemimpin AS.