Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 5 April 2025 hingga 7 April 2025.
Kedatangan penumpang di Stasiun Gambir telah meningkat jumlahnya sejak 2 April 2025 dan terus meningkat hingga 4 April 2025.
Total penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk mencapai 37.943 orang.
KAI Daop 1 Jakarta mencatat pada tanggal 3 April 2025 kedatangan 48.823 jumlah penumpang tersebut dengan rincian tiba di Stasiun Gambir sebanyak 15.797 penumpang, Stasiun Pasar Senen sebanyak 16.694 penumpang.
Penerapan contraflow akan dimulai dari KM 70 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek, apabila arus lalu lintas masih cukup tinggi akan di perpanjang hingga KM 36.
Dua dermaga tersebut juga akan dibuat skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB), untuk mengurangi kepadatan kendaraan di area Pelabuhan Bakauheni.
Angka ini meningkat drastis, mencapai 91% dibandingkan jumlah kendaraan pada jam yang sama sehari sebelumnya
PT ASDP Cabang Utama Bakauheni mencatat sebanyak 15.778 pemudik dan 3.986 unit kendaraan telah kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni pada arus balik H+1 Lebaran, Rabu, 2 April 2025.
Kita mulai merumuskan skema arus balik, cara bertindak pada saat arus balik. Arus balik yang rencana prediksinya itu tanggal 5 atau 6 April, tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis.
Kami memahami bahwa periode arus balik menjadi momen penting bagi masyarakat yang kembali ke kota asal setelah mudik.