Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un telah memamerkan rudal berkemampuan nuklir dan drone serangan baru dalam parade militer besar-besaran di ibu kota Pyongyang.
Jepang Sebut Ancaman Nuklir Korut Makin Serius
Militer Korea Selatan mengatakan, Korea Utara menembakkan dua rudal balistik ke laut lepas pantai timurnya pada Senin malam (24/7).
Serangan pada Senin (24/7) pagi terjadi sehari setelah Ukraina bersumpah untuk membalas serangan rudal Rusia di pelabuhan Laut Hitam Odesa.
Korea Utara menembakkan dua rudal balistik ke laut di pantai seberangnya menuju Jepang hanya tiga hari sebelumnya.
Paket ini terdiri dari artileri, rudal pertahanan udara, dan kendaraan.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyetujui penjualan lebih dari 900 rudal udara-ke-udara ke Jerman.
Odesa, salah satu pelabuhan utama Ukraina untuk mengekspor biji-bijian, diserang rudal Rusia.
Rudal balistik itu ditembakkan hanya beberapa jam setelah kapal selam rudal balistik Amerika Serikat (AS) tiba di pelabuhan Korea Selatan.
Rusia menyerang pelabuhan Odesa Ukraina dengan rudal dan pesawat tak berawak pada Selasa (18/7).