Sesuai arahan Presiden Prabowo, Mendes Yandri juga mengimbau agar seluruh keluarga besar KORPRI dapat memanfaatkan Koperasi Desa atau Kelurahan dalam hal belanja kebutuhan aksesoris dan bahan pokok lainnya.
Tentu saja, Kata Mendes Yandri, unit usaha Koperasi Desa Merah Putih ini tidak akan merugikan BUMDesa yang telah lebih dulu ada dan menjadi tempat perputaran ekonomi warga.
Mengetahui langsung kondisi di lapangan, hal ini disebut Mendes Yandri sebagai salah satu cara berkolaborasi antara pemerintah dengan warga untuk memaksimalkan program membangun Indonesia.
Mendes PDT Yandri Susanto menargetkan desa di Kabupaten Pati jadi eksportir ikan nila salin karena potensinya yang sangat tinggi.
Kemendes PDT terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto untuk akselerasi Asta Cita ke-6
Mendes Yandri juga meninjau Gudang Logistik Kopdes Merah Putih Desa Bentangan yang berisi Bright Gas, Beras SPHP, Minyakita, Pupuk, hingga Bahan Pokok.
Agrowisata ini dikelola oleh BUMDesa Karya Mandiri dan pembangunan menggunakan Dana Desa. Hal ini mendapat respon positif dari Mendes Yandri yang memuji Kepala Desa Kaliwedi Daryono sukses mengembangkan BUMDesa Karya Mandiri.
Mendes Yandri mengatakan, pertemuan dirinya dengan Menteri yang akrab disapa Ara itu difokuskan untuk menuntaskan program perumahan di desa. Kemendes PDT telah menyiapkan anggaran untuk renovasi rumah bagi keluarga miskin ekstrem menggunakan anggaran Dana Desa
Mendes Yandri secara khusus menyoroti pentingnya sinergi dengan Kementerian PKP sebagai kunci utama untuk mencapai pemerataan pembangunan di desa-desa
Inovasi ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 Bapak Presiden Prabowo Subianto, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan