Pelabuhan yang berlokasi di Subang, Jawa Barat itu langsung melayani kegiatan ekspor perdana produk otomotif sebanyak 140 unit kendaraan.
Pelabuhan Patimban diharapkan menjadi layanan rantai pasokan terintegrasi pertama atau the first integrated supply chain port di Indonesia.
Pelabuhan Patimban yang disinergikan dengan Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan dapat mengefisiensikan waktu dan biaya logistik.
Menurut Menhub, dengan disinergikan menjadi satu kawasan, Patimban diprediksi akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi yang sangat baik
Jangan sampai rencana membangun kota metropolitan di wilayah tersebut justru berakibat mengganggu aktivitas logistik dari dan ke pelabuhan Patimban.
Secara akumulasi, progres pembangunan Pelabuhan Patimban tahap pertama telah mencapai 89%.
Konsorsium Patimban terdiri dari PT CTCorp Infrastruktur Indonesia, PT Indika Logistic & Support Services, PT U Connectivity Services, dan PT Terminal Petikemas Surabaya.
Pembangunan Pelabuhan Patimban dilaksanakan dalam tiga Tahap.