Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku, Sahril, menyampaikan bahwa hal ini bertujuan untuk memerkaya kosakata bahasa Indonesia.
KBBI tersebut diluncurkan bertepatan dengan peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2019 pada Senin (28/10) kemarin di Jakarta.
Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa Gufran Ali Ibrahim mengatakan, kamus berhuruf Braille ini ditujukan bagi penyandang tuna netra. Kamusya pun tergolong unik karena membacanya dengan menggunakan tangan.
Laman kbbi.kemdikbud.go.id menjadi portal pencarian nomor satu di Indonesia