Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa Gufran Ali Ibrahim mengatakan, kamus berhuruf Braille ini ditujukan bagi penyandang tuna netra. Kamusya pun tergolong unik karena membacanya dengan menggunakan tangan.
Laman kbbi.kemdikbud.go.id menjadi portal pencarian nomor satu di Indonesia