antan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mendaftarkan diri sebagai bakal calon presiden (Capres) dari Partai Gerindra untuk Pilpres 2019 mendatang.
Partai politik (Parpol) yang secara resmi telah mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Jokowi tidak menutup kemungkinan akan bercerai atau terjadi perpecahan.
Wacana Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019 dinilai sebagai mimpi di siang bolong.
20 kiai se-Jakarta dan Depok ini mendukung Cak Imin sebagai calon presiden (capres).
Soekarno sudah menjadi adalah pahlawan nasional, sementara lainnya sedang diperjuangkan agar bisa jadi pahlawan nasional.
Jumlah warga yang berhaji dan berumroh meningkat, musholla-musholla lebih ramai, acara-acara agama semarak
Partai Gerindra memastikan akan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019. Prabowo dipastikan siap untuk mengahadapi Pilpres.
Cak imin juga diyakini sebagai pemimpin nasional dan penyelamat konstitusi yang dibutuhkan bangsa ini.
Dukungan terhadap Ketua Umum Partai Kebangkitan (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) dalam kontestasi Pilpres 2019 terus mengalir.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari yang mempersoalkan pernyataan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) terkait pemilihan calon wakil presiden (Cawapres) dinilai tidak mutu.