Tadi sudah bicara sama Pak Muhaimin (Ketum PKB Muhaimin Iskandar), kita selama ini kan memang sedang mencocokkan waktu dan tadi waktunya sudah cocok, insyaallah pekan depan kita resmikan.
Kita sepakat ASEAN harus dapat memainkan peran sentral dalam menjadikan kawasan Indo-Pasifik yang damai, sejahtera, dan stabil.
Kita tahu bahwa keterlibatan UMKM dalam pertumbuhan ekonomi ini porsinya sangat besar. Jumlah pelaku usaha mikro kecil menengah mencapai lebih 90 persen dari total 64 juta pelaku usaha di Indonesia. Sehingga UMKM perlu mendapatkan banyak kebijakan dari Pemerintah.
Kenapa menjelang HUT ke 50 ini kita kumpulkan bapak ibu sekalian? Karena ini menjadi salah satu tempat untuk berkumpul, berkonsolidasi, bertemu, bersilahturahmi, dan tentu saja menyatukan visi misi satu rampak barisan sesuai perintah ketua umum.
Data yang di paparkan Bapanas pun menunjukan bahwa kalau kita lihat secara year on year Indonesia itu selalu surplus beras.
Saya gariskan kembali, saya tekankan kembali, negara yang besar ini memerlukan dan mempunyai ruangan yang besar. Sehingga kita harus bisa bekerja sama dengan kekuatan-kekuatan politik lainnnya, dengan partai-partai politik lainnya.
Saya kira saya bisa menerima hasil survei tersebut baru kemudian peran infrastruktur, saya kira kita harus akui masa pemerintahan Jokowi heavy-nya lebih pembangunan infrastruktur, kita lihat pembangunan Tol Sumatera saja sudah hampir tersambung, Jawa tinggal sedikit lagi, Kalimantan juga sudah ada.
Pekerjaan rumah di tahun 2022 harus segera dituntaskan, agar pada tahun 2023 ini kita mampu mengakselerasi pembangunan nasional.
Tantangan ke depan memang tidak mudah, tetapi kita punya modal kuat untuk tetap optimis. Ekonomi kita terus tumbuh di atas 5 persen sejak awal tahun 2022, inflasi terkendali, dan nilai tukar Rupiah masih terjaga.
Kita berharap aparat penegak hukum bisa transparan dan adil dalam melakukan investigasi terkait kebakaran pada smelter nikel tersebut.