Bantuan kemanusiaan terus mengalir untuk korban bencana gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tidak ketinggalan para pejabat dan pegawai di lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) turut bergerak cepat membantu korban gempa di Pulau Seribu Mesjid tersebut
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan data tersebut merupakan jumlah yang terverifikasi sesuai nama dan alamatnya.
infrastruktur yang rusak terdiri dari 67.875 rumah, 468 sekolah, enam jembatan, tiga rumah sakit, 10 pusat kesehatan, 15 masjid, 50 mushola dan 20 gedung kantor.
Masa tanggap darurat yang berakhir hari ini, akan diperpanjang hingga Sabtu pekan depan. Keputusan ini diambil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) karena masih banyak masalah dalam penanganan dampak gempa.
Rumah sakit yang dibangun di Desa Sanggar Sari, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, NTB rencananya digunakan untuk menampung para korban gempa yang membutuhkan bantuan medis.
Berdasarkan laporan dari perwakilan BPTU-HPT Denpasar bahwa pakan ternak yang tersedia saat ini adalah konsentrat dan pucuk tebu yang siap untuk dikirim dari Bali.
Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia bertembah menjadi 105 orang.
Amran mengatakan dari kegiatan penggalangan dana dan bantuan, hingga dengan malam ini sudah terkumpul dana Rp10 miliar, 42 truk berisi sembako dan pakaian. Bantuan ini langsung dikirim.
Pemerintah pusat diharapkan mengambil bagian lebih aktif dalam penanganan gempa yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (5/8) malam.
Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok, NTB, terus bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban tewas sudah mencapai 91 orang.