Serangan rudal balistik di pangkalan AS di Irak akan menjadi pelengkap bagi keputusan penting parlemen Irak untuk mengusir pasukan asing serta keinginan negara kawasan mengakhiri kehadiran AS dan arogansi global di kawasan tersebut.
Inggris mengutuk serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer koalisi perumahan Irak
Mark Milley mengatakan serangan rudal Iran yang menyasar pangkalan militer di Irak, dimaksudkan untuk membunuh personil tentara AS.
Serangan tersebut hanya beberapa jam setelah Iran meluncurkan lusinan rudal, yang menargetkan pangkalan militer koalisi internasional di bawah pimpinan Amerika Serikat (AS).
Kementerian Luar Negeri Irak mengatakan akan memanggil duta besar Iran atas serangan rudal balistik Teheran di pangkalan-pangkalan yang menampung pasukan koalisi yang dipimpin AS, karena melanggar kedaulatan Irak.
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengutuk serangan rudal Iran, yang menargetkan pangkalan militer koalisi pimpinan Amerika Serikat
Saham Eropa jatuh pada Rabu (8/1), dan ekuitas berjangka Amerikat Serikat (AS) melemah di Wall Street, pasca serangan Iran terhadap pangkalan AS di Irak.
Donald Trump menyebut situasi pangkalan militer AS di Irak sedang baik-baik, meski baru saja diserang oleh Iran pada Rabu (8/1) pagi.
Puluhan rudal permukaan ke permukaan ditembakkan di pangkalan udara strategis AS. Serangan itu kemudian dikonfirmasi oleh para pejabat Washington.
Dalam pernyataan, Trump mengatakan, jika pasukannya pergi, maka Irak harus membayar Washington atas pembangunan pangkalan udara di sana.