Perang dan keserakahan merugikan Umat Manusia
Zelensky mengatakan, perang saat ini terbatas pada tanah Ukraina dan belum pindah ke Rusia, mencatat bahwa tentara Ukraina tidak melakukan operasi militer terhadap wilayah Rusia.
Inggris telah mengirim Ukraina lebih dari 5.000 rudal anti-tank dan lima sistem pertahanan udara serta amunisi dan bahan peledak lainnya sejak invasi Rusia pada 24 Februari, yang telah menghancurkan kota-kota dan menyebabkan ribuan orang tewas atau terluka.
Scholz mengatakan, Presiden Rusia, Vladimir Putin salah menghitung jika bisa mendapatkan wilayah dari Ukraina, menyatakan diakhirinya permusuhan, dan melihat negara-negara Barat menjatuhkan sanksi.
Dani Dayan, ketua Yad Vashem, peringatan Israel untuk enam juta orang Yahudi yang tewas dalam Holocaust, mengatakan pernyataan Lavrov adalah "penghinaan dan pukulan telak bagi para korban Nazisme yang sebenarnya".
Tak hanya Menlu Israel, Direktur Yad Vashem, Pusat Peringatan Holocaust di Israel, Dani Dayan, mengkritik komentar Lavrov.
"Dia (Zelensky) mengajukan argumen: Nazisme macam apa yang bisa mereka miliki jika dia seorang Yahudi. Saya mungkin salah, tetapi Hitler juga memiliki darah Yahudi,"
Paus menyerukan adanya koridor kemanusiaan untuk mengevakuasi orang-orang yang terjebak di pabrik baja Mariupol.
Pembelian sistem rudal China, yang ditampilkan secara publik pada Sabtu, telah menimbulkan kekhawatiran di Barat dan di antara beberapa tetangga Serbia bahwa pembangunan senjata di Balkan dapat mengancam perdamaian yang rapuh di wilayah tersebut.
Moskow telah berulang kali memperingatkan Washington agar tidak melanjutkan bantuan militernya ke Kyiv, menuduh AS menuangkan minyak ke dalam api perang.