Langkah Kejagung sudah tepat. Kejagung harus tegas dan gerak cepat. Kasus ini harus diselidiki sampai tuntas, karena di Kemendag semua kuncinya dan pengusaha CPO nakal yang jadi inti kelangkaan minyak goreng di Indonesia. Menteri Perdagangan juga harus diperiksa, karena dia sebagai pimpinan tertinggi di Kemendag pasti tahu kebijakan yang diambil anak buahnya.
Fraksi PKS meminta agar Pemerintah menyediakan pelayanan tes antigen 1×24 jam atau tes PCR 3×24 jam bagi yang belum melakukan vaksinasi booster. Fraksi PKS mengusulkan layanan tes tersebut dapat disediakan secara gratis dengan menggunakan CSR BUMN. Hal ini diperlukan agar syarat perjalanan tersebut tidak menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik pada tahun ini.
Kegiatan ini sebagai wadah warga yang mempunyai balita-anak untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengasuh dan membina tumbuh kembang anak
WNI di Ukraina jadi saksi tindakan tentara Rusia menanam ranjau darat di wilayah perkotaan yang menyasar anak-anak dan perempuan.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemberian vaksinasi di pos mudik sebagai upaya terakhir yang bisa dilakukan.
Selanjutnya vaksinasi booster atau dosis ketiga mencapai 31.348.872 atau 15,05% dari total sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720.
Ada beberapa alasan dan pertimbangan kenapa dua surat tersebut layak dicabut. Pertama, dua alat kesehatan yakni USG 2D dan Antropometri Kit adalah sarana penunjang utama sekaligus implementasi program penurunan angka kematian ibu dan bayi serta penurunan stunting di Indonesia.
Jumlah orang yang mendapatkan dosis lengkap bertambah 188.521 orang, sehingga total keseluruhan menjadi 162.560.631 orang.
Insya Allah, kelak dari para anak-anak yatim ini akan lahir para pemimpin yang amanah, sehingga bisa mendorong kemajuan Indonesia.
Laporan terbaru yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Kamis (14/4/2022), vaksinasi Covid-19 dosis dosis lengkap di Indonesia telah mencapai 162,2 juta suntikan atau tepatnya 162.204.973 dosis.