Masjid milik BUMN menjadi masjid dengan jumlah terbanyak adanya praktik radikalisme. Dari 37 masjid, 21 (56 persen) di antaranya terindikasi radikal.
Radikalisme lanjut Zulkifli Hasan muncul dan makin subur karena selama dua puluh tahun era reformasi bangsa ini sempat alpa kepada Pancasila.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan radikalisme jelas bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Bahkan, radikalisme merupakan musuh bebuyutan Pancasila. Radikalisme sangat mencederai karakter bangsa Indonesia.
Radikalisme kampus dinilai lebih berbahaya daripada radikalisme yang muncul dari kampung-kampung karena tekanan ekonomi. Radikalisme dari kaum intelektual kampus bisa menularkan pada banyak orang.
Kepolisan Republik Indonesia diimbau mampu membendung radikalisme yang muncul dari kaum intelektual kampus. Ini sangat berbahaya, karena bisa meracuni masyarakat luas.
Baru-baru ini masyarakat Indonesia terutama umat Islam Indonesia kaget bukan kepalang dan geram dengan munculnya isu bahwa ada sekitar 40 masjid yang diduga menyebarkan ajaran radikalisme dan intoleransi.
Anggota Komisi X DPR RI Dadang Rusdiana tak memungkiri, pemikiran atau paham radikalisme ada di setiap kampus dan lingkungan masyarakat. Bahkan, di lingkungan keluarga, pemikiran radikalisme itu pasti ada.
Hanya dengan upaya itulah, kata Menristekdikti, kampus bisa mencegah dan menekan radikalisme yang kerap menghinggapi mahasiswa hingga dosen.
Data itu, sudah dia jadikan acuan untuk melarang radikalisme di perguruan tinggi, jauh-jauh hari
Hanya dengan cara itu, kata Cak Imin, perguruan tinggi dapat menghilangkan virus-virus radikalisme