Alexander Van der Bellen adalah seorang akademisi berhaluan kiri progresif, moderat yang mendukung Uni Eropa. Van der Bellen maju sebagai kandidat independen yang disokong oleh Partai Hijau.
"Tetapi di negara kita, akademisi membuat analisis yang menganggap langkah KKP salah. Model perikanan itu membutuhkan waktu untuk", kata Menteri Susi.
Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti dinilai telah melacurkan intelektualnya sebagai akademisi.