Baru-baru ini masyarakat Indonesia terutama umat Islam Indonesia kaget bukan kepalang dan geram dengan munculnya isu bahwa ada sekitar 40 masjid yang diduga menyebarkan ajaran radikalisme dan intoleransi.
Anggota Komisi X DPR RI Dadang Rusdiana tak memungkiri, pemikiran atau paham radikalisme ada di setiap kampus dan lingkungan masyarakat. Bahkan, di lingkungan keluarga, pemikiran radikalisme itu pasti ada.
Hanya dengan upaya itulah, kata Menristekdikti, kampus bisa mencegah dan menekan radikalisme yang kerap menghinggapi mahasiswa hingga dosen.
Data itu, sudah dia jadikan acuan untuk melarang radikalisme di perguruan tinggi, jauh-jauh hari
Hanya dengan cara itu, kata Cak Imin, perguruan tinggi dapat menghilangkan virus-virus radikalisme
Presiden Jokowi mengaktifkan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) untuk ikut memerangi atau memberantas tindak kejahatan terorisme dan radikalisme.
Tri pusat pendidikan yang dimaksud ialah keluarga, sekolah, dan masyarakat, yang selama ini memberikan pengaruh dalam pembentukan watak
Hari ini Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemui Gubernur Jatim untuk membahas perlindungan anak dari Radikalisme.
Ketiganya diduga kuat menyebarkan virus radikalisme di lingkungan kampus.
Pertemuan itu akan membahas persoalan intoleransi dan radikalisme yang saat ini masih banyak berkembang di lingkungan kampus negeri.