Perpustakaan Nasional (Pepusnas) mulai hari ini, Selasa (12/01) hingga dua pekan kedepan, 25 Januari 2021 memutuskan untuk menutup semua layanan onsite.
Ribuan eksemplar buku yang diperuntukkan bagi kebutuhan pengetahuan Perpustakaan Mega Ilmu diharapkan dapat membantu pemberdayaan masyarakat lewat pelatihan keterampilan (soft skill)
Perpustakaan harus hadir untuk menjangkau masyarakat dan mengubah kehidupan mereka menjadi lebih sejahtera.
Nota kesepakatan dilakukan untuk meningkatkan hubungan kelembagaan antarinstansi dalam melaksanakan pelayanan, pengembangan, dan pembinaan perpustakaan.
Sangat tepat jika pembangunan yang berkelanjutan harus melibatkan perpustakaan agar target SDM Unggul Indonesia Maju tercapai,
Peran keluarga, masyarakat dan satuan pendidikan harus dilibatkan secara bergotong royong. Salah satunya peran melalui Dharma Wanita.
Pertemuan dilakukan pasca peresmian gedung baru layanan perpustakaan di Kabupaten Bombana sehari sebelumnya.
Perpusnas juga memberikan apresiasi kepada pemustaka (pengguna perpustakaan) terbaik yang telah memanfaatkan layanan Perpusnas.
program ini merupakan konsep yang revolusioner. Sebuah peran yang kini dimainkan perpustakaan untuk menciptakan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing.
Sebuah negara dikatakan berperadaban tinggi jika bisa mendapatkan semua sumber-sumber peninggalan jejak rekam pendahulu atau leluhurnya.