Operasi senyap itu dilakukan penyidik di Jakarta pada Selasa, 12 Agustus 2025.
KPK menggelar OTT tersebut di Jakarta. Selain direksi INHUTANI V, KPK juga menangkap pihak swasta.
Operasi senyap itu tekait dugaan korupsi di tubuh BUMN tepatnya Industri Hutan V atau INHUTANI V yang diketahui merupakan anak usaha Perhutani.
Dia ditangkap KPK setelah mengikuti agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Makassar
KPK akan membawa Abd Azis ke Gedung Merah Putih KPK Jakarta pada hari ini juga.
Pimpinan KPK berlatar belakang jaksa ini belum bisa memberikan banyak informasi mengenai perkara yang membuat Abd Azis ditangkap.
Dua OTT dimaksud ialah kasus dugaan suap proyek pada Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komerling Ulu, Sumatera Selatan pada bulan Maret 2025
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menonaktifkan tiga pejabat Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut), menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Kepala Dinas PUPR Sumur.