Sebuah akun di X (dulu twitter) dengan 573 ribu pengikut, _@PartaiSocmed_ mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Bahkan bila semakin banyak masyarakat mengetahui bahwa keputusan MK itu tidak adil, maka pasangan Prabowo-Gibran berpotensi tersingkir di putaran pertama Pilpres 2024.
Dari 55 yang tahu ketua MK tersebut paman Gibran, 31 persen memilih Anies-Muhaimin, 32 persen Prabowo-Gibran, 26 persen Ganjar-Mahfud, dan 11 persen belum menjawab.
Secara substantif MK menyatakan bahwa ‘seharusnya hanya yang pernah atau sedang berpengalaman menjadi gubernur saja’ yang memenuhi syarat sebagai calon presiden dan wakil presiden.
Saya menghormati gimik orang, tapi hari ini anak-anak muda mesti diedukasi.
Afiliasi mereka pada Gibran sebagai politisi baru sangat muda, melupakan kontroversi yang ada di pusat, akhirnya itu cukup menyentak akar rumput pemula dan muda.
Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau Bansos dalam pemilu menjadi sarana untuk memilih salah satu pasangan calon.
Jadwal uji publik hingga debat capres-cawapres menjadi perhatian bagi masyarakat Indonesia menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal ini terlihat dari sejumlah cuitan yang tersebar di media sosial X.
Keputusan pembebasan bersyarat diberikan karena Edhy dianggap berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan