Airlangga resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2017-2019.
Airlangga akan memimpin partai pohon beringin ini sampai 2019.
Setelah dikukuhkan Airlangga resmi memeganc kendali Golkar.
Pimpinan DPR menyerahkan kepada Partai Golkar terkait pengganti posisi Setya Novanti dari kursi Ketua DPR. Sebab, Ketua DPR merupakan domain dari Partai Golkar.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memutuskan nasib Airlangga di kabinet.
Penarikan dukungan Partai Golkar terhadap Ridwan Kamil pada Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2018 dinilai tidak begitu berpengaruh. Sebab, dukungan kepada Ridwan Kamil sudah cukup tanpa Golkar.
Airlangga Hartarto terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar untuk melanjutkan kepemimpinan Setya Novanto hingga 2019 nanti.
Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar diharapkan menjadi momentum kebangkitan partai berlambang pohon beringin itu.
Meski Partai Golkar menarik dukungan terhadap Ridwan Kamil, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan tetap konsisten pada pilihannya di Pilkada 2018.