Curah hujan ekstrim dimulai sejak Kamis dan terus memukul wilayah itu hingga
Jumlah korban tewas meningkat menjadi setidaknya 76 dan puluhan lainnya hilang dari longsoran lumpur setelah hujan lebat di Jepang.
Menurut Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Jember sangat istimewa, memiliki akar yang lebat, hingga cocok dikembangkan di daerah perbukitan untuk penahan longsor.
Sebagian besar korban tewas adalah mereka yang tertimpa tumpukan bahan limbah yang runtuh.
Sementara kendaraan roda empat dialihkan menggunakan jalur alternatif.
Hingga kini, jumlah korban hilang akibat longsor masih tujuh orang.
Tanah longsor terjadi di hutan produksi milik Perhutani BKPH Salem Petak 26 RPH Babakan pada Kamis (22/2) pukul 08.00 WIB.
Kejadian yang yang berlangsung pada petang itu mengakibatkan satu satu mobil tertimbun longsor.
Pihak berwenang belum mengkonfirmasi identitas para korban, namun juru bicara kebakaran Santa Barbara County Mike Eliason mengatakan bahwa anak-anak termasuk di antara korban tersebut.
Badai mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor di beberapa bagian Pulau Mindanao.