Jumlah korban tewas dari gempa yang terjadi di wilayah timur Indonesia pada Minggu lalu telah merangkak naik menjadi 387, menurut otoritas lokal pada Jumat.
Bantuan kemanusiaan terus mengalir untuk korban bencana gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tidak ketinggalan para pejabat dan pegawai di lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) turut bergerak cepat membantu korban gempa di Pulau Seribu Mesjid tersebut
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan data tersebut merupakan jumlah yang terverifikasi sesuai nama dan alamatnya.
infrastruktur yang rusak terdiri dari 67.875 rumah, 468 sekolah, enam jembatan, tiga rumah sakit, 10 pusat kesehatan, 15 masjid, 50 mushola dan 20 gedung kantor.
Masa tanggap darurat yang berakhir hari ini, akan diperpanjang hingga Sabtu pekan depan. Keputusan ini diambil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) karena masih banyak masalah dalam penanganan dampak gempa.
Pada Minggu malam sekira pukul 18.46 WIB, wilayah Lombok diguncang gempa 7 SR. Hingga hari ini, masih terjadi 318 gempa susulan yang intesitasnya kecil.
Rumah sakit yang dibangun di Desa Sanggar Sari, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, NTB rencananya digunakan untuk menampung para korban gempa yang membutuhkan bantuan medis.
Pemerintah Singapura mengumumkan bahwa akan mengalokasikan senilai $ 100.000 (Rp1,45 miliar) untuk membantu dalam penggalangan dana bagi mereka yang terkena dampak gempa pada Minggu Malam di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Petugas penyelamat di Lombok masih menarik orang-orang keluar dari puing-puing dua hari setelah gempa bumi melanda pulau Indonesia, menyebabkan kerusakan dan kepanikan meluas.
Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia bertembah menjadi 105 orang.