Trump telah berulang kali mengatakan vaksin untuk COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus korona, dapat siap didistribusikan menjelang pemilihan presiden 3 November.
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump terlibat dalam konflik perdagangan berbulan-bulan dengan China, dan memberlakukan pungutan sebagai bagian dari upaya untuk menghentikan pabrikan Amerika dari teknologi China.
Beijing telah melepaskan COVID-19 ke dunia dengan menutup perjalanan di dalam negeri dan mengizinkan penerbangan ke luar negeri.
Menurut dakwaan yang dipublikasikan pada Selasa, Ferrier mengirim amplop ke Gedung Putih yang berisi ricin, protein nabati yang sangat beracun yang berasal dari biji tanaman jarak.
Trump juga menyalahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menurutnya dikendalikan China karena secara keliru menyatakan bahwa tidak ada bukti penularan dari manusia ke manusia.
Pengumuman itu bertolak belakang dengan pendapat sebagian besar negara anggota PBB, termasuk sekutu AS di Eropa, yang telah menolak kedudukan hukum AS untuk menjatuhkan sanksi internasional.
Menyarankan orang Yahudi memiliki loyalitas ganda antara Israel dan negara mereka sendiri dianggap anti-Semit oleh banyak orang.
WeChat memiliki rata-rata pengguna harian di AS sebesar 19 juta, menurut laporan firma analitik Apptopia pada Agustus lalu