MER-C sudah mengirim tim medis bedah untuk menolong korban gempa Turki – Suriah. Berangkat Minggu, 12 Februari lalu. Setelah dari Turki timnya langsung ke Suriah.
Bencan tersebut juga merusak kota-kota di kedua negara, membuat banyak orang yang selamat kehilangan tempat tinggal di suhu musim dingin yang hampir membeku.
K9, homofon anjing, adalah anjing yang dilatih khusus untuk membantu pasukan keamanan dan tim darurat dalam penyelamatan, penegakan narkoba, atau operasi lainnya.
Gempa berkekuatan 7,8 SR dan gempa susulan pada 6 Februari menewaskan lebih dari 37.000 orang di Türkiye dan Suriah.
Delapan hari setelah gempa berkekuatan 7,8, media Turki melaporkan segelintir orang masih ditarik dari puing-puing saat ekskavator menggali kota-kota yang hancur.
Para pejabat Turkiye mengubah mereka menjadi fokus kemarahan publik pada urusan bisnis yang buruk yang tampaknya telah berkontribusi pada skala bencana yang hampir tak terduga.
Badan tersebut juga memperingatkan korban tewas lebih dari 33.000 akibat gempa yang juga melanda Türkiye akan meningkat jauh lebih tinggi.
Korban tewas di seluruh Turki dan Suriah setelah bencana gempa Senin telah mencapai 33.181, menurut data terbaru
Jumlah kematian di Turkiye naik menjadi 24.617 pada Minggu (12/2) sementara lebih dari 4.500 tewas di Suriah.
Tenaga medis yang dikirim terdiri dari tiga jenis, yakni dokter spesialis, tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan.