Sejak pelaksanaan Upsus Siwab tahun 2017 hingga 4 November 2018 sudah lahir 2.385.357 ekor dari indukan sapi milik peternak.
Kementan akan berkomitmen menyerap jagung produksi petani dan memenuhi kebutuhan pakan ternak, baik untuk kebutuhan industri pakan ternak maupun peternak mandiri.
Pada tahap awal, tersedia 12.000 ton, salah satunya untuk peternak di Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Peternak harus meningkatkan kualitas telur dengan cara segera meregenerasi ayam yang sudah tua dan afkir,
Angka kelahiran sejak pelaksanaan 2017 lalu hingga per 23 Oktober 2018 sudah lahir 2.314.065 ekor dari indukan sapi milik peternak.
Dirjen Peternakan, I Ketut Diarmita menyarankan agar peternak ayam memiliki dua sertifikat dari pemerintah, yaitu kompartemen bebas penyakit avian influenza (AI) dan Sertifikat Veteriner
Peternak disarankan membentuk kelompok ekonomi agar lebih berdaya saing dan punya posisi tawar dalam mengembangkan usahanya.
Peningkatan skala usaha kepemilikan ternak bagi peternak merupakan salah satu solusi untuk mendongkrak peningkatan populasi sapi di dalam negeri.
Yeka optimis kemitraan pelaku usaha dengan peternak sapi perah akan tetap terjaga.
Nestle sudah membangung kemitraan dengan peternak dan petani sejak lebih dari 30 tahun yang lalu.